Hi… Judulnya doang yang bahasa Inggris. Isinya ya bahasa Indonesia saja. Freedom for Fedora Lovers sebuah catatan untuk para pecinta, pengguna dan yang baru mau memakai Fedora. Bagi pengguna Linux nama Fedora tiudak begitu asing lagi. Sepengetahuan saya Fedora lahir dan berkembang Pasca RedHat 9 berhenti total dan RedHat memutuskan untuk serius di jalur Enterprise yang komersil. Waktu itu aku baru kenal Linux karena diracuni oleh teman sekantorku. Begitu dengar berita ini waktu itu sempat kalut juga, pasalnya menurutku waktu itu yang newbie di Linux RedHat 9 adalah distro yang mudah dipelajari ketimbang distro lain.
Untunglah beberapa waktu berselang lahirlah Fedora Core 1 yang masih kerasa banget RedHatnya. Benturan-benturan dan berbagai rintangan sempat membuat semangat dan gairah memakai Linux berkurang. Gonta-ganti distro karena RH 9 dan FC 1 tidak mendukung Multimedia yang umum dipakai orang seperti MP3. Bahkan balik lagi ke Windows. Namun dalam kegalauan itu hati ini terus bergejolak untuk terus mencoba Linux. Ketika Fedora Core 3 luncur, barulah niatku ini bulat.
Mulai Fedora Core 3 ini aku merasa mantap dengan distro ini dan kugunakan untuk bereksperimen dan belajar. Dari sini aku mulai mengenal forum komunitas fedora dan mulai gabung dengan forum Linux di negeri ini. Dari sini bergbagai jurus jetu instalasi Fedora ku dapatkan, baik untuk desktop, set-up Fedora sebagai router, WebServer, dan proxy server.
Ternyata apa yang didapat selama ini, masihlah sangat sedikit. Linux sangat luas! Linux adalah kebebasan. Freedom! Fedora adalah sebagian dari kebebasan itu. Dibalik segala keakuan dari para fans distro Linux lain, kayaknya Fedora deh yang cocok buat ku. Freedom, Infinity and Voice…



